...

Lantai Keramik Popping Saat Cuaca Panas? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Pernah mendengar suara “duk!” dari lantai, lalu tiba-tiba ada keramik yang terangkat atau bahkan pecah? Kondisi ini sering disebut sebagai keramik popping.

Masalah ini cukup sering terjadi, terutama saat musim kemarau ketika suhu udara menjadi lebih panas dari biasanya. Banyak orang mengira penyebabnya adalah kualitas keramik yang kurang baik. Padahal, penyebabnya bisa berasal dari proses pemasangan dan bahan yang digunakan.

Agar tidak mengalami masalah yang sama, yuk pahami penyebabnya dan cara mencegahnya.

Mengapa Keramik Bisa Terangkat Saat Musim Kemarau?

Saat cuaca sangat panas, lantai dan keramik akan menerima paparan panas sepanjang hari. Akibatnya, keramik dapat sedikit memuai atau bertambah ukuran.

Perubahan ini sebenarnya normal. Namun, jika sejak awal pemasangannya kurang tepat atau daya rekatnya tidak kuat, keramik akan saling menekan satu sama lain. Lama-kelamaan tekanan tersebut dapat membuat keramik terangkat, bergeser, bahkan pecah.

Inilah mengapa kasus keramik popping sering terjadi setelah beberapa tahun penggunaan, terutama saat musim kemarau.

Tanda-Tanda Keramik Mulai Mengalami Popping

Sebelum keramik benar-benar terangkat, biasanya ada beberapa tanda yang bisa diperhatikan, seperti:

  • Terdengar suara kosong saat keramik diketuk.
  • Muncul bunyi saat lantai diinjak.
  • Ada bagian keramik yang mulai naik di salah satu sisi.
  • Nat mulai retak atau terlepas.
  • Keramik tampak tidak rata dibandingkan bagian lainnya.

Jika tanda-tanda tersebut mulai muncul, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan agar kerusakan tidak semakin luas.

Penyebab Keramik Mudah Terangkat

Ada beberapa faktor yang sering menjadi penyebab keramik popping.

1. Perekat Kurang Sesuai

Salah satu penyebab paling umum adalah penggunaan perekat yang kurang sesuai dengan jenis keramik atau kondisi pemasangan.

Perekat yang baik membantu keramik menempel lebih kuat sehingga dapat mengurangi risiko keramik bergeser atau terangkat seiring waktu.

2. Proses Pemasangan Kurang Maksimal

Selain bahan, cara pemasangan juga memengaruhi hasil akhirnya. Jika perekat tidak tersebar merata atau ada bagian yang kosong di bawah keramik, daya rekat akan berkurang.

Akibatnya, keramik lebih mudah bergerak ketika menerima perubahan suhu.

3. Perubahan Suhu yang Terus-Menerus

Musim kemarau membuat lantai menerima panas pada siang hari, lalu kembali dingin saat malam. Perubahan suhu yang terjadi berulang kali dapat memberikan tekanan pada keramik, terutama jika pemasangannya kurang baik sejak awal.

Cara Mencegah Keramik Popping

Kabar baiknya, masalah ini bisa dicegah sejak proses pemasangan.

Gunakan Perekat yang Tepat

Untuk pemasangan granite tile atau keramik berukuran besar, gunakan AMBPI AM 42 Perekat Granite Tile. Produk ini dirancang untuk membantu memberikan daya rekat yang kuat sehingga pemasangan menjadi lebih optimal.

Sementara itu, untuk kebutuhan pemasangan keramik pada berbagai area rumah dengan anggaran yang lebih ekonomis, Anda dapat menggunakan AMBPI AM 45 Perekat Keramik.

Memilih perekat yang sesuai dengan kebutuhan merupakan salah satu langkah penting agar hasil pemasangan lebih awet.

Pastikan Pemasangan Dilakukan dengan Baik

Selain memilih perekat, pastikan pemasangan dilakukan secara rapi dan mengikuti petunjuk penggunaan produk. Pemasangan yang baik akan membantu mengurangi risiko keramik bergeser di kemudian hari.

Gunakan Produk Berkualitas

Keramik yang bagus tetap membutuhkan perekat yang berkualitas. Kombinasi keduanya akan membantu menghasilkan lantai yang lebih kuat, rapi, dan tahan lama.

Jangan Abaikan Tanda-Tanda Awal

Jika Anda mulai mendengar bunyi dari lantai atau melihat ada keramik yang sedikit terangkat, jangan menunggu hingga kerusakan semakin besar.

Semakin cepat masalah ditangani, semakin kecil pula biaya perbaikannya. Dalam banyak kasus, kerusakan yang dibiarkan justru dapat merambat ke area keramik lainnya.

Cegah Keramik Popping Sejak Awal

Musim kemarau memang menjadi waktu yang ideal untuk membangun atau merenovasi rumah. Namun, suhu yang tinggi juga dapat memberikan tekanan pada lantai keramik apabila proses pemasangannya tidak dilakukan dengan benar.

Untuk membantu mengurangi risiko keramik popping, pilih perekat yang sesuai dengan kebutuhan. Gunakan AM 42 Perekat Granite Tile untuk pemasangan granite tile, serta AM 45 Perekat Keramik untuk berbagai kebutuhan pemasangan keramik di rumah.

Dengan pemilihan perekat yang tepat dan pemasangan yang baik, lantai keramik dapat tetap kokoh, rapi, dan nyaman digunakan selama bertahun-tahun.

Temukan AM 42 Perekat Granite Tile & AM 45 Perekat Keramik di Toko Bangunan Terdekat di Kota Anda. Tersedia di toko material rekanan AM di seluruh Indonesia.

Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.