perbedaan-granit-dan-marmer-karakteristiknya

7 Perbedaan Granit dan Marmer, Lengkap dengan Karakteristiknya

Tahukah Anda bahwa banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan granit dan marmer? Bahkan banyak orang mengira keduanya sama. Padahal, meskipun keduanya bisa diaplikasikan pada dinding maupun lantai, sebenarnya merupakan material berbeda.

Granit dan marmer merupakan material bangunan yang tergolong batu alami. Batu granit terbuat dari gabungan beragam jenis batu, misalnya saja kuarsa, feldspar, mineral mika, hingga ambifol.

Baca Juga: 6 Perbedaan Keramik dan Granit / Homogenous Tile yang Wajib Anda Ketahui

Sementara marmer terbuat dari jenis batu kapur atau gamping yang melalui proses metamorfosis. Dari bahan batu yang berbeda menjadikan kedua jenis material ini berbeda.

Perbedaan Granit dan Marmer dari Sifat Asalnya

Padahal granit dan marmer sudah berbeda dari bahan batuannya. Namun anehnya masih banyak orang mengira keduanya sama. Agar Anda juga tidak ikut keliru, berikut kami berikan perbedaan dari sifat asalnya.

1. Tampilan

Perbedaan granit dan marmer dapat dilihat secara jelas dari segi tampilan. Pada lantai granit Anda akan melihat adanya corak berbentuk bintik-bintik di permukaannya. Corak tersebut terbentuk secara alami akibat percampuran beragam batuan.

Sementara lantai marmer mempunyai corak berupa garis urat halus. Corak tersebut bisa muncul secara alami akibat adanya kotoran yang mengendap. Kedua material bangunan ini mempunyai corak beragam untuk setiap produk jadi tidak ada yang sama.

2. Karakteristik

Granit memiliki karakter batu yang jauh lebih kuat. Selain kuat, material ini juga lebih tahan lama. Ketika mengaplikasikannya pada bangunan, bisa awet dalam waktu lama tanpa ada kerusakan khusus.

3. Dampak

Perbedaan granit dan marmer juga berkaitan dengan dampak yang ditimbulkan. Granit menyebabkan dampak buruk terhadap kesehatan manusia. Lantai bercorak bintik tersebut sangat mungkin memuat jejak radioaktif misalnya saja uranium atau thorium.

Bahan radioaktif tersebut mampu menimbulkan radiasi gas yang akan mempengaruhi kesehatan dalam waktu lama. Sementara marmer terbilang lebih aman sebab tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan manusia.

Perbedaan dari Segi Produksi dan Perawatan

Terdapat perbedaan granit dan marmer mulai dari proses produksi hingga perawatannya. Hal tersebut menyesuaikan dengan karakteristik dari masing-masing material. Jadi seperti ini perbedaan keduanya.

1. Pembentukan

Sebab sudah terbentuk secara alami, pabrik hanya akan memotong material tersebut berdasarkan ukuran tertentu. Untuk batu bercorak bintik dipotong dalam ukuran lebih besar. Sementara batu bercorak urat halus dipotong dalam ukuran lebih kecil.

2. Harga

Dari segi harga kedua batu alam ini sebenarnya sama-sama mahal. Namun apabila dibandingkan lebih detail, lantai bercorak bintik harganya lebih tinggi daripada lantai bercorak urat halus.

3. Penerapan

Perbedaan granit dan marmer dalam hal struktur membuat keduanya tidak bisa diterapkan secara sama. Granit mempunyai struktur kuat sehingga dapat dipasang dimana saja. Misalnya pada lantai teras, dapur hingga koridor.

Sementara marmer yang lebih rapuh lebih cocok diterapkan pada meja rias, bak mandi, dinding shower, dan lain sebagainya. Batu bercorak urat halus tersebut wajib dijaga dari beragam jenis goresan benda tajam.

4. Perawatan

Untuk menjaga supaya kedua jenis batuan alam ini tetap bersih, maka jangan sampai lupa menerapkan sealant secara rutin. Umumnya 3 hingga 5 tahun sekali. Sealant juga membantu menjaga kilaunya.

Rekomendasi Produk AM untuk Marmer dan Granit

Saat Anda hendak memilih material granit maupun marmer, jangan lupa memakai produk perekat supaya hasil akhirnya memuaskan dan tahan lama. Apabila ingin menerapkan pada lantai maupun dinding bisa memakai produk AM 40.

Namun jika ingin menerapkan dinding dengan ukuran lebih luas misalnya 3,2 x 1,6 meter, Anda bisa memakai AM 30. AM 30 dapat diterapkan pada batu alam baik untuk interior, eksterior, area kering maupun basah.

AM 30 tahan air dan adukan tidak lekas kering. Sementara AM 40 cocok dipakai untuk interior, eksterior, area kering maupun basah. Produk AM 40 bisa Anda aplikasikan di atas plester atau beton, atau di atas ubin keramik berukuran besar (1.2 x 2.4 m). Keunggulan dari AM 30 dan 40 ialah sama-sama mencegah ubin kopong dan daya rekat ekstra kuat.

Ada banyak sekali jenis batu alam yang bisa diterapkan sebagai material bangunan. Namun anehnya masih banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan masing-masing batu alam seperti perbedaan granit dan marmer.

Baca Juga: Jangan Keliru, Berikut Cara Memilih Nat Granit Terbaik

Baca lebih banyak tips seputar konstruksi rumah di sini. Untuk mendapatkan produk AM yang cocok, Anda bisa klik halaman produk atau Anda bisa langsung hubungi kami untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut di sini.

Menu