perekat-keramik-lantai-terbaik-atasi-keramik-popping

Pilih Perekat Keramik Lantai Terbaik untuk Atasi Keramik Popping

Kesalahan dalam memilih produk perekat keramik lantai merupakan salah satu hal yang menyebabkan terjadinya popping. Popping ini ialah keadaan pecahnya keramik sehingga terlepas dari tempat dudukannya.

Sebenarnya popping ini merupakan masalah umum yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Meski begitu, hal ini cukup menyebalkan sebab mampu menurunkan keindahan lantai hunian.

Baca Juga: Begini Cara Memperbaiki Keramik Pecah atau Meledak pada Lantai

Mau tidak mau, ubin yang terlepas dan pecah tentu perlu diganti. Sementara saat membeli baru, terkadang motif tersebut sudah tidak lagi diproduksi. Karenanya, harus memakai motif lain yang berbeda.

Beragam Penyebab Keramik Mengalami Popping

Setelah mengalami popping, keramik memang rentan pecah. Hal ini bisa disebabkan karena terinjak, terbentur, atau tertimpa beban berat. Ada beragam hal yang mungkin menyebabkan keadaan ini terjadi.

1. Keadaan Elemen di Bagian Bawah

Ada banyak hal yang mungkin menyebabkan perubahan keadaan di bawah lantai. Misalnya saja gempa bumi. Gempa bumi menimbulkan pergerakan tanah sehingga benda di atasnya akan turut bergerak.  

Selain akibat gempa, juga bisa karena dak beton. Dak beton yang mengalami penyusutan atau pemuaian saat lantai masih belum kering bisa menyebabkan pergerakan ubin di atasnya.

2. Perekat Keramik Lantai

Perekat konvensional yang terbuat dari campuran semen, pasir, dan air sangat mungkin mengalami penyusutan seiring berjalannya waktu. Hal ini bisa terjadi karena air di dalamnya menguap.

Akibat penyusutan tidak merata pada bagian lantai, akan mendorong keramik untuk terlepas atau popping. Terkadang, pemasangan perekat yang tidak sempurna memunculkan lubang pada bagian bawah ubin.

Lubang dari perekat keramik lantai ini sangat rentan terisi air atau udara yang akan memuai atau menyusut akibat perubahan suhu. Lantas pada akhirnya ubin di atasnya juga ikut bergerak.

3. Nat

Penyebab berikutnya ialah nat atau jarak antar keramik yang kurang tepat. Jika terlalu rapat, tidak ada ruang bagi ubin untuk saling memuai dan menyusut. Oleh karena itu, akan menyebabkan benturan dan terjadi popping.

Apabila nat terlalu renggang juga akan menyebabkan masalah lain. Masalah yang dapat muncul seperti mudah terisi air dan tentu saja pada akhirnya akan menjadi popping. Jadi, permasalahan nat ini perlu diperhatikan ketika memasang ubin.

Perekat Keramik Lantai untuk Cegah Popping 

Meskipun banyak hal yang mungkin menyebabkan popping, Anda tidak perlu khawatir. Saat ini telah tersedia cara untuk mencegahnya. Cara ini perlu diperhatikan ketika memasang ubin.  

Pertama, perlu memperhatikan dak beton terlebih dahulu. Anda perlu menunggu sampai kering sebelum mulai memasang ubin. Jika sudah kering, maka tentukan produk perekat keramik lantai berkualitas yang sesuai jenis tipe lantai.

Lantas, pasang ubin berkualitas tinggi di atasnya. Perlu Anda tahu, keramik kualitas rendah akan mudah menyusut dan memuai sehingga menyebabkan popping. Namun hal ini dapat coba disiasati dengan merendamnya dalam air sebelum dipasang.

Jangan lupa memakai alat bantu dalam pemasangan ini. Pastikan nat telah sesuai, jaraknya tidak terlalu jauh namun juga tidak terlalu rapat. Kemudian, lakukan pengecekan apakah terjadi pemasangan kurang sempurna atau kopong.

Rekomendasi Produk AM agar Lantai Tidak Popping

Agar tidak terjadi popping, sebaiknya memilih perekat keramik lantai berkualitas. Kami merekomendasikan dua produk dari AM ini agar lantai terhindar dari popping. Berikut adalah pembahasannya.

1. AM 42

AM 42 merupakan perekat granite tile yang mampu merekatkan ubin homogeneous. Produk ini mengandung polymeric binder sehingga mampu menghadirkan daya rekat kuat. 

Cocok diaplikasikan pada interior, area kering, area basah, lantai bahkan dinding. Mampu mencegah keramik kopong dan hemat pengerjaan.

2. AM 45

Selanjutnya, kami merekomendasikan AM 45 produk perekat ubin eco yang bisa dipakai merekatkan ubin keramik, batu alam, ubin homogeneous sampai mosaik. Cocok diaplikasikan pada interior, area kering, lantai, dinding bahkan low-medium traffic area.

Perekat berkualitas akan mampu mencegah popping. Produk AM mempunyai kelebihan daya rekat tinggi, mencegah ubin kopong dan hemat waktu pengerjaan. Hubungi kami apabila tertarik untuk membelinya.

Banyak sekali hal yang mungkin menyebabkan popping. Mulai dari kondisi di bawah lantai, cara pemasangan sampai kualitas produk. Namun yang paling penting ialah perlu memperhatikan kualitas perekat keramik lantai.

Baca Juga: Penting! Cara Memasang Lantai Keramik Agar Tidak Terangkat

Baca lebih banyak tips seputar konstruksi rumah di sini. Untuk mendapatkan produk AM yang cocok, Anda bisa klik halaman produk atau Anda bisa langsung hubungi kami untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut di sini.

Menu