Tebal Bata Merah AM

Tebal Bata Merah sesuai SNI dan Rekomendasi Plester Terbaik

Tebal bata merah yang digunakan untuk dinding bangunan menentukan kualitasnya. Untuk itu Anda tidak bisa sembarangan memilih bata merah untuk bangunan Anda. Begitu pula para produsen bata merah, mereka juga tidak bisa asal-asalan membuat bata merah. 

Ada beberapa standar ukuran untuk bata merah sesuai SNI yang harus diikuti. Apalagi, bata merah menjadi salah satu material bangunan yang paling banyak digunakan di Indonesia. 

Sebaiknya Anda juga tidak asal memilih bata merah yang ada di pasaran. Pastikan memilih ukuran bata merah yang sesuai standar dan berkualitas baik. Perhatikan juga hal Simpel! Begini Cara Mengecat Dinding Batu Bata yang Benar agar batu bata merah dapat bertahan lama.

Ketahui Tebal Bata Merah yang Sesuai SNI

Berapa tebal bata merah? Bagi para produsen bata merah, seharusnya memang mengikuti standar yang berlaku di Indonesia. Namun sayangnya tidak jarang masih banyak ditemui bata merah yang belum sesuai standar. 

Perlu Anda ketahui, SNI produk bata merah ditentukan dalam SNI nomor 15-2094-2000. Berapa tebal bata? Ketahui standarnya di bawah ini!

Untuk ukuran bata merah tipe modul M-5a memiliki panjang 19 cm, lebar 9 cm dan ketebalannya 6,5 cm. Sementara tipe modul M-5b memiliki panjang 22 cm, lebar 14 cm, dan tebal 6,5 cm. Selanjutnya bata merah tipe M-6 standar panjangnya 22 cm, lebar 11 cm dan ketebalannya 5,6 cm.

Cara Menghitung Kebutuhan Bata Merah

Ketika hendak membangun sebuah rumah, agar tidak terjadi pemborosan, Anda perlu melakukan perhitungan. Salah satunya termasuk perhitungan kebutuhan bata merah. 

Ternyata ada rumusnya agar Anda bisa melakukan kalkulasi kebutuhan bata merah dengan akurat. Pada umumnya, rumah yang akan dibangun biasanya berukuran 36 m2, 45 m2, 60 m2, hingga 100 m2. Mari kita coba cara menghitung kebutuhan bata merah untuk rumah tipe 36.

Hitung dahulu keliling rumah dengan pakai rumus ini:

Keliling (K) = 2P + 2L. K = 2(6) + 2(6) K = 24 m

Lalu hitung luas dinding dengan rumus:

Luas (L) = K x T rumah. L = 24 m x 4 m = 96 m2

Setelah itu Anda bisa lanjut menghitung kebutuhan bata merah:

96 m2 x 60 bata merah/m2 = 5.760 bata merah

Cara Pasang Bata Merah dengan Plester Terbaik

Setelah mengetahui tebal bata merah yang sesuai SNI, Anda juga sudah mengetahui perhitungan kebutuhan bata merah. Kini saatnya mendapatkan tips untuk memasang bata merah dengan plester terbaik.

Sebab, memakai bata merah yang berkualitas saja tidak cukup. Anda juga membutuhkan perekat dan plester yang berkualitas tinggi. Sehingga, hasil akhir dinding Anda juga kuat, rata, dan rapi. Berikut tahapan cara pasang bata merah yang harus Anda ikuti.

  1. Menyiapkan adonan Perekat & Plester 2 in 1 AM 82 dengan air yang ideal
  2. Membasahi bata merah agar lebih kuat dan bersih dari kotoran
  3. Memasang bata merah dengan ketebalan perekat yang tidak lebih dari 3 mm
  4. Tunggu hingga kering lalu basahi dengan air
  5. Mulai mengaplikasikan plester dengan hati-hati

Inilah alasan mengapa Anda harus memakai Plester dan Perekat 2 in 1 AM 82, karena produk ini dilengkapi dengan beberapa keunggulan sebagai berikut.

  1. Dapat dipakai untuk semua jenis bata
  2. Memiliki daya rekat yang kuat 
  3. Pemakaian yang hemat waktu serta hemat biaya
  4. Untuk bata merah bisa membuat anti retak
  5. Lebih menghemat penggunaan plesteran

Setelah membaca informasi di atas Anda juga perlu mengetahui, bahwa terdapat jenis batu bata ringan atau batako yang bisa Anda jadikan alternatif sebagai material bangunan hunian Anda. Berikut ini adalah pembahasan Lengkap! Jenis, Perbedaan, dan Cara Pemasangan Batako.

Demikian ulasan mengenai tebal bata merah serta rekomendasi plester terbaik AM 82 dari PT Adiwisesa Mandiri (AM) yang bisa Anda jadikan pilihan. Dapatkan informasi lebih lanjut mengenai produk-produk kami di sini. Hubungi kontak kami sekarang untuk mendapatkan konsultasi ataupun penawaran terbaik.Â